Motivasi Pekerjaan! Untuk Blue Collar Maupun White Collar Worker, Apasih Itu?

pekerjaan

Pekerjaan sudah selayaknya menjadi motif kita untuk meraih kesuksesan bukan? Menjadi mapan, sejahtera dan berkecukupan. Dalam pekerjaan ada beberapa istilah yang mungkin belum anda ketahui artinya. Salah satunya pada jenis pekerja ini, yaitu Blue Collar Worker dan White Collar Worker.

1. Definisi

Blue collar worker, merupakan tipe pekerja yang tidak mempunyai keterampilan khusus seperti buruh pabrik, Office Boy, admin, atau front liners (sales, SPG) salah satu cirinya adalah pengganti pekerja tipe ini tidak memiliki kriteria khusus.

White collar worker, merupakan tipe pekerja yang mengacu pada keterampilan khusus seperti, supervisor, manajer, IT Specialist, dll. Salah satu ciri yang mencolok adalah mencari pengganti tipe pekerja seperti ini membutuhkan waktu yang cukup panjang.

2. Temuan Audit

Mengacu pada teori Maslow maka setiap individu mempunyai 5 macam kebutuhan berdasarkan tingkat prioritas (1-5) dimana tingkat 1 adalah tingkat yang tertinggi dan 5 adalah terendah.

1) Aktualisasi Diri (Self Actualization)
2) Penghargaan (Self Esteem)
3) Diterima Lingkungan (Sosial Needs)
4) Rasa Aman (Safety)
5) Kebutuhan Fisik/Primer (Physicological Needs)

Dengan perbedaan pada temuan dan bagaimana urutan yang diperlukan dua pekerjaan ini dengan mengikuti teori yang ada.

1. White Collar :
– Gaji = Kebutuhan Primer
– Promosi = Kebutuhan Primer & Penghargaan
– Peraturan Kantor (Wewenang, Jobdesk, Atasan yang Kompeten) = Sosial Needs
– Asuransi Kesehatan = Kebutuhan Primer
– Transportasi = Kebutuhan Primer dan Safety

2. Blue Collar :
– Gaji = Kebutuhan Primer
– Promosi = Kebutuhan Primer & Penghargaan
– Asuransi Kesehatan = Kebutuhan Primer
– Transportasi = Kebutuhan Primer dan Safety
– Peraturan Kantor (Wewenang, Jobdesk, Atasan yang Kompeten) = Sosial Needs

Motivasi yang dibutuhkan dari 2 teori yang berbeda dan merupakan pencapaian yang berbeda dapat disimpulkan bahwa:

Blue collar haruslah memenuhi pemenuhan kebutuhan primer terlebih dahulu. Untuk bentuk moitivasi mereka berupa bonus harian, insentif tepat waktu, bonus uang makan dan uang transportasi harian ditambah berbagai insentif jangka pendek yang langsung bisa mereka dapat. Itu semua merupakan beberapa hal yang bisa menjadikan motivasi pada pekerjaan yang satu ini.

Berbeda lagi dengan white collar, perlunya kombinasi dengan social needs mereka. Yang bisa menjadi kontribusi untuk bekerja, kepangkatan dan kesempatan lebih. Pengakuan lebih dari lingkungan terhadap kompetemsi yang dimiliki.

Selain memotivasi dari lingkungan pekerjaan yang telah dimiliki, bagaimana jadinya jika kedua orang dengan tipe pekerjaan ini bahkan belum mempunyai lapangan pekerjaan?

Tak perlu susah dan ribet, hanya dengan Rob’s Jobs aplikasi lowongan kerja yang akan memudahkan para Job Seeker. Untuk kamu blue collar maupun white collar worker. Tipe pekerjaan apapun yang sesuai dengan bidangmu, tersedia dan memadai. Hanya dengan install Rob’s Jobs atau cek website kami, kamu bisa melihat lowongan apa saja yang tersedia baik didalam maupun luar negeri!

Ayo daftarkan dirimu sekarang!