Milenial Harus Tahu, Perbedaan Lelaki dan Perempuan Ketika Mencari Kerja

Selain jenis kelamin, lelaki dan perempuan tentunya memiliki keunikan dan karakteristik yang berbeda, salah satunya dalam usaha mencari kerja. Bukan hanya mengenai keinginan, fokus, dan passion yang dikejar saja, cara menanggapi dan menghadapi permasalahan saja. Pasti bisa dikatakan bahwa perempuan lebih cenderung sensitif dan menggunakan perasaan mereka, sedangkan lelaki akan berfikir logika dan hal yang menurutnya lebih masuk akal.

Sebuah penelitian mengenai pencari kerja atau jobseeker antara lelaki dan perempuan generasi milenial (usia 20-30 tahun) di Indonesia memiliki perbedaan signifikan dalam usaha pencarian kerja.

Hal ini bersangkutan dengan 4 kategori berdasarkan perhatian jobseeker yang dikutip dari sebuah penelitian perusahaan teknologi, yaitu mengenai perusahaan apa yang menarik bagi milenial, hal yang dilihat sebelum melamar kerja ke perusahaan, faktor utama bergabung ke perusahaan dan apa alasan keluar dari perusahaan.

Ketertarikan pada sebuah Perusahaan

Dari hasil yang diambil mengenai ketertarikan profesional dari partisipan dengan latar belakang teknologi hasilnya 56% kaum perempuan dan 44% kaum lelaki memilih Telkom sebagai perusahaan yang menarik sebagai tempat bekerja, disusul dengan perusahaan besar lainnya.

Selain itu kandidat yang memiliki latar belakang selain IT pun memilih PT. Pertamina Persero menjadi sasaran utama untuk mencari kerja. Di sisi lainnya kaum perempuan yang memiliki latar belakang non-IT lainnya juga bahkan bisa menarik perhatiannya pada raksasa teknologi Google.

Tampaknya semua perusahaan yang sudah tak asing di telinga masyarakat. Padahal untuk diketahui perusahaan swasta lainnya, yang mungkin bisa dianggap sedikit tidak terlihat memiliki kesempatan yang sama baik dalam hal kesempatan dan sebagai mediator yang menambah pengetahuan.

Dimulai dari titik terkecilah kita membangun sebuah karir. Hasil kerja keras, pengalaman dan keinginan harus selaras dan signifikan.

Sesuai hasil dari penelitian tersebut, laki-laki tertarik dengan peluang jenjang karir di masa depan dan kesempatan untuk dapat menambah pengetahuan untuk semakin berkembang. Untuk faktor kunci bergabung dengan perusahaan, baik milenial perempuan atau laki-laki menjadikan gaji sebagai pertimbangan utama.

Beberapa faktor lain juga mulai meningkat seperti progres karier yang pesat dan lingkungan kerja yang kolaboratif serta dapat saling mendukung.

Lelaki lebih memikirkan mengenai batu loncatan kariernya yang lebih baik untuk pengembangan diri dalam sebuah perusahaan. Sebaliknya dengan perempuan lebih cenderung menginginkan perusahaan dengan pengaturan kerja yang fleksibel.

Keluar dari sebuah perusahaan?

Dalam hal pemikiran keluar dari sebuah perusahaan ada beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu:

  1. Persepsi mengenai Lingkungan Kerja dengan penuh birokrasi dan tidak mendukung pekerja.
  2. Terbatasnya kesempatan karyawan berinovasi.
  3. Gaji.

Dalam kejadian lainnya dapat dikatakan bahwa alasan keluarnya seseorang dari perusahaan juga bergantung pada minat pekerjaan, atau pencarian pekerjaan yang lebih sesuai dengan latar belakang (background).

Hal lain yang membantu sebagai mediator untuk mengawali kerja keras mencari kerja  sesuai passion dan background kita, agar mendapatkan pengalaman yang sesuai dan bisa dikembangkan. Rob’s Jobs, aplikasi lowongan kerja nomor satu yang akan memudahkan kita semua untuk usaha pencarian kerja. Pekerjaan sebagai unsur menunjang kesuksesan yang semakin sini susah dicari. Dengan adanya aplikasi Rob’s Jobs ini akan memberikan banyak keuntungan juga kemudahan untuk menambah referensi kita dalam mencari kerja. Cek website atau segera install aplikasi Rob’s Jobs untuk mengetahui lowongan apa saja yang tersedia baik didalam negeri dan diluar negeri.

Jangan lupa untuk info umum, penting, dan menarik lainnya mengenai pekerjaan kunjungi media Robs Jobs. Hal-hal seputar pekerjaan yang akan membantu anda.

Ayo daftarkan dirimu sekarang!