Menjadi Pekerja Yang Dihargai Oleh Atasan dan Rekan

Gambar : Freepik

Ketika seseorang berhenti dari pekerjaannya, itu hampir selalu dikarenakan dia merasa terlalu banyak kekesalan yang harus ditanganinya. Mulai dari rasa bosan karena sering diabaikan, hingga perasaan tidak dihargai. Ketidaksadaran atasan atau rekan kerja mengenai betapa kerasnya kata-kata mereka, atau kurang peduli mereka dengan kewajiban lain tim kerjanya, seringkali terasa bak tamparan untuk kita.

Jika atasan kita dapat melakukan hal itu, maka sama saja kita sedang membuang-buang waktu dan energi untuk bekerja dengannya. Sudah seharusnya kita memahami bahwa kita berhak mendapatkan hal yang lebih baik, meski perusahaan tempat kita bekerja saat ini memberi gaji dan tunjangan yang cukup, namun di sisi lain mereka malah tidak bisa menghargai apa yang telah kita kerjakan.

Berikut adalah lima tanda atasan atau rekan kerja tidak atau kurang menghargai kita sebagai karyawannya, Check it out!

  • Kita tidak pernah mendapatkan feedback yang positif
  • Tidak memberika informasi terbaru tentang kondisi pekerjaan atau perusahaan
  • Tidak mendapat perhatian
  • Membicarakan kinerja (buruk) kita kepada orang lain.
  • Tidak peduli dengan banyaknya tugas yang ditanggung.
  • Tidak pernah peduli jika sekalipun kita hendak mengundurkan diri dari tempat kerja

Pernah merasakan hal-hal di atas? Bertahan! Jika kita mencintai pekerjaan yang kita tekuni saat ini, kita seharusnya tidak mudah goyah oleh segala terpaan. Dengan cara-cara berikut ini kemungkinan besar rasa tidak dihargai oleh atasan akan berkurang. Apa saja?

1. Jadilah Pekerja yang Dapat Diandalkan

Untuk bisa mendapatkan rasa hormat dari atasan atau rekan, tentunya mereka harus tahu kalau kita itu merupakan pegawai yang bisa diandalkan. Bila kita tidak bisa diandalkan, apa gunanya mereka menghormati kita. Pegawai yang tidak bisa diandalkan hanya akan menjadi beban di tempat kerja. Jangankan berharap mendapat rasa hormat dari para senior dan atasan, keberadaan kita saja akan tidak dianggap.

2. Jangan Suka Melempar Kesalahan Kepada Orang Lain

Melakukan kesalahan? Akui kesalahan tersebut secara jujur dan berani. Jangan melempar kesalahan yang kita buat kepada orang lain. Bagi rekan kerja kita yang melihat tindakan melempar kesalahan kepada orang lain, hal tersebut adalah hal yang memalukan dan dapat dengan sekejap menurunkan rasa hormat kepada diri kita sendiri. Akui kesalahan itu, seberapa besarnya kesalahan tersebut akan lebih terhormat daripada kita bersembunyi dan menunjuk orang lain sebagai tumbal.

3. Inisiatif

Jangan hanya duduk santai sampai atasan memberikan kita tugas. Jika kita memiliki waktu kosong, tanyalah atasan apakah ada yang bisa dikerjakan. Duduk diam di belakang meja memang menyenangkan tapi bila kita berani untuk bertanya kepada atasan apakah ada tugas lain yang bisa dilakukan, hal tersebut akan membuat atasan kita kagum akan inisiatif yang kita miliki. Tidak hanya itu, secara perlahan-lahan tidak cuma atasan tapi juga rekan kerja akan mulai menghormati kita.

4. Kerja Keras

Bila ingin menjadi karyawan yang dihormati oleh atasan rekan sekerja, tentunya kita harus bisa tampil beda dengan memperlihatkan kerja keras kita di kantor. Lain caranya jika kita hanya ingin menjadi pegawai biasa saja di kantor, kita cukup bekerja santai dan terus bercanda dengan karyawan lain. Tapi perlu kita ketahui bahwa dimanapun tempat kita bekerja, hanya karyawan yang bekerja paling keraslah yang akan dihormati oleh atasan.

5. Bertanggung Jawab

Mendapat tugas yang begitu banyak dari atasan pasti kita akan merasa sangat malas sekali untuk mengerjakannya. Lepas rasa malas tersebut dan kerjakan tugas-tugas itu dengan penuh tanggung jawab. Jangan menunda-nunda pekerjaan itu walaupun deadline masih lama. Dapat menyelesaikan semua tugas yang diberikan tanpa melewati batas waktu akan membuat atasan kita memberi nilai positif akan tanggung jawab yang telah kita lakukan.