Ibu Rumah Tangga Jadi Pekerja Kerah Biru? Kenapa Nggak!

Memutuskan jadi ibu rumah tangga bukan berarti nggak lagi bekerja. Ada kalanya menjadi ibu rumah tangga bikin kamu merasa jenuh dan ingin bekerja lagi. Hal ini sangat wajar, apalagi kalau kamu sebelum menikah aktif bekerja dalam waktu lama.

Waktu luang yang banyak di rumah juga bisa jadi alasan untuk cari tambahan uang. Namun, bagaimana kalau kamu nggak bisa bekerja seharian seperti pekerja kantoran biasa yang datang pagi pulang sore? Solusinya gampang: jadi pekerja kerah biru saja!

Zaman sekarang, pekerjaan kerah biru nggak lagi didominasi pria. Banyak wanita mulai masuk ke dunia kerah biru dan meraih kesuksesan. Salah satu wanita tersebut adalah Nur Izzati Athirah Mohammad Yusoff. Wanita asal Malaysia tersebut bekerja jadi tukang las bawah laut pertama di Malaysia! Ia sukses menjadi tukang las dan asisten instruktur di pusat pelatihan las yang mayoritas siswanya adalah pria.

Wanita juga punya banyak keuntungan bekerja di bidang kerah biru yang nggak dimiliki pria. Keuntungan itu mungkin cocok buat kamu sebagai ibu rumah tangga yang ingin lagi cari kerja.

Jumlah pekerja kerah biru wanita meningkat sejak tahun 2018

Menurut data dari The Wall Street Journal, jumlah pekerja wanita meningkat sejak tahun 2018, khususnya di bidang transportasi dan konstruksi. Dibandingkan tahun 2000, jumlah pekerja wanita meningkat sebanyak 43 persen pada 2018.

Nggak cuma di bidang tersebut, pekerja wanita juga meningkat di bidang keamanan seperti sekuriti dan polisi sebanyak 40 persen sejak tahun 2000.

Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat berhubung saat ini pekerja kerah biru sedang sangat dibutuhkan.

Sekarang pekerja wanita juga banyak yang menjadi sopir truk, kurir, teknisi listrik, tukang ledeng, dan mekanik.

Jumlah pekerja kerah biru pria mulai berkurang

Alasan makin banyak wanita kini jadi pekerja kerah biru adalah jumlah pekerja prianya berkurang. Akibatnya, proses rekrutmen jadi makin sulit. Perusahaan jadi membuka kesempatan lebih besar untuk wanita.

Setelah wanita diberikan kesempatan, ternyata wanita membuktikan mereka bisa lebih baik daripada pekerja pria. Misalnya, sopir truk wanita ternyata bisa bekerja lebih lama daripada pria.

Upah yang didapat lebih tinggi daripada pekerjaan wanita pada umumnya

Umumnya, wanita bekerja sebagai perawat, karyawan salon, dan asisten rumah tangga. Namun, upah pekerjaan tersebut nggak sebanyak yang didapat jika bekerja menjadi sopir truk atau pekerja konstruksi.

Untuk bisa bekerja jadi sopir truk dan pekerja konstruksi, wanita nggak perlu jadi sarjana. Mereka hanya perlu ikut pelatihan kerja.

Di Indonesia, ibu rumah tangga rata-rata bekerja untuk membantu suami. Namun, nggak ada salahnya kamu kamu tetap ingin bekerja karena keinginan sendiri dan ingin mengejar karir. Menjadi ibu rumah tangga bukan berarti berhenti kerja. Justru kamu bisa dapat penghasilan tambahan sambil mengurus keluarga.

Namun, mencari pekerjaan bisa jadi tantangan buat ibu rumah tangga karena harus luangkan waktu untuk cari-cari lowongan kerja dan keluar rumah buat pergi wawancara kerja. Bagaimana caranya lamar kerja yang cepat dan praktis buat kamu?

Install aplikasi ROB’S JOBS, ibu rumah tangga bisa dapat kerja tanpa harus keluar rumah!

Kalau kamu nggak kunjung cari kerja karena takut nggak bisa mengurus keluarga, install aplikasi ROB’S JOBS saja! Aplikasi ROB’S JOBS hadir untuk membantu kamu cari kerja dengan cepat cukup dengan ponsel. ROB’S JOBS jadi jembatan antara kamu yang butuh pekerjaan dengan bisnis atau perusahaan yang butuh karyawan.

Kalau kamu ingin cepat dapat kerja, kamu harus update terus lowongan kerja di sekitar kamu. Itu sebabnya kamu harus install aplikasi ROB’S JOBS! Kamu tinggal daftar, masukkan data diri kamu, dan lamar banyak pekerjaan cuma lewat handphone kamu!

Perusahaan mencari karyawan di ROB’S JOBS berdasarkan kemampuan yang kamu punya. Kamu bisa chatting langsung dengan perusahaan sehingga kamu bisa nggak keluar ongkos buat wawancara, deh. Install sekarang juga biar kamu bisa langsung kerja!