Cara Tulis Email Lamaran Kerja yang Bikin Kamu Diterima Perusahaan

Nggak peduli kamu baru lulus atau sudah punya pengalaman kerja, salah tulis email lamaran kerja bisa bikin kamu langsung ditolak perusahaan.

Kemampuan dan pengalaman memang yang menentukan kamu diterima kerja atau nggak. Tapi, cara kamu menulis email menunjukkan etika kamu di depan perusahaan. Jangan sampai perusahaan malas melihat CV kamu karena isi email lamaran kerja kamu amburadul.

Sebaliknya, email lamaran kerja yang bagus akan jadi nilai tambah buat kamu dan bikin perusahaan tertarik lalu mengundang kamu wawancara. Berikut ini adalah cara menulis email lamaran kerja yang bikin kamu langsung diterima perusahaan.

Jangan Biarkan Kolom Subjek Email Kosong

Ini dia kesalahan yang paling sering dilakukan pelamar saat mengirimkan email. Jangan biarkan kolom subjek kosong. Tulis subjek email yang singkat, padat, dan jelas. Misalnya, tulis “Lamaran Kerja untuk Lowongan [nama posisi kerja]”.

Kadang-kadang, perusahaan juga memberikan format subjek email sebagai syarat melamar pada informasi lowongan kerja mereka. Jangan lupa perhatikan informasi lowongan dan berikan subjek email sesuai arahan mereka, ya.

Berikan Salam yang Sopan

Kirim email ke perusahaan nggak seperti kamu kirim chat ke teman atau pacar. Tunjukkan sikap profesional. Berikan salam yang sopan seperti, “Kepada HRD yang terhormat”, “Yang hormat Bapak/Ibu di tempat”, dan sejenisnya sebelum menyampaikan isi emailmu.

Berikan Perkenalan Singkat di Dalam Isi Email

Walaupun kamu sudah memasukkan CV dan surat lamaran di dalam email, perusahaan pertama-tama akan melihat isi email kamu. Jadi, manfaatkan isi email untuk menulis perkenalan singkat tentang diri kamu.

Misalnya, “Kepada HRD yang terhormat, saya Lita Mutia dan saya seorang penulis artikel. Saya menemukan lowongan kerja Anda di aplikasi Rob’s Jobs dan tertarik untuk melamar posisi penulis konten di perusahaan Anda.”

Menulis perkenalan seperti ini nggak cuma berguna untuk melamar kerja, tetapi juga untuk memperkenalkan diri kepada siapa saja yang ingin kamu ajak kerja sama atau berbisnis.

Jangan Masukkan Lelucon atau Sindiran

Jangan menuliskan lelucon atau sindiran di dalam email lamaran kerja. Hal seperti ini bisa bikin kamu terlihat nggak serius melamar kerja. Penerima email bisa jadi bingung atau tersinggung.

Jangan Memakai Emoticon atau Emoji

Sekali lagi, kirim email nggak seperti kamu kirim chat teman atau pacar. Memakai emoticon, sticker, atau emoji sama sekali nggak profesional. Selain itu, email yang mengandung emoticon atau emoji akan langsung dialihkan ke spam sehingga nggak akan dibaca oleh perusahaan.

Jangan Lupakan Penutup Email

Gunakan penutup email yang sopan. Kalau bisa, buat perusahaan tahu bahwa kamu menunggu jawaban mereka.

Gunakan penutup seperti, “Terima kasih atas perhatian Anda” atau “Saya tunggu jawaban Anda secepatnya”.

Cek Lagi Email Kamu Sebelum Dikirim

Cek lagi untuk memastikan kamu nggak salah tulis. Kesalahan penulisan atau typo akan bikin kamu terlihat kurang profesional dan nggak akan dilirik oleh perusahaan.

Menulis email lamaran kerja kelihatannya sepele, tetapi keseriusan kamu bakal terlihat di mata perusahaan. Mulai sekarang, jangan asal menulis email buat lamaran kerja, ya!

Kalau kamu nggak mau ribet tulis email lamaran kerja seperti ini, lamar lowongan kerja saja di aplikasi ROB’S JOBS! Di aplikasi ini, kamu tinggal swipe lamaran kerja yang sesuai minat dan keahlian kamu kemudian langsung wawancara dengan perusahaan. Yuk install aplikasinya sekarang juga!