Cara Jitu Mengurus SKCK Dengan Tepat

Salah satu syarat yang harus dipenuhi para calon pekerja ialah dengan membuat SKCK. Tapi, apa sih SKCK itu? Sepenting apa SKCK ini?

SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian merupakan surat yang dikeluarkan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) atau Kepolisian Resort (Polres) yang berisi catatan seseorang yang ada dalam data kepolisian.

SKCK bisa sebagai penanda perilaku baik kita selama ini. Karena, bagi yang pernah terlibat kekerasan atau segala bentuk tindak kriminal, maka hal tersebut akan terekam dalam data kepolisian. Dengan kata lain, SKCK ini bisa jadi data penentu ketika kita nantinya ingin melamar pekerjaan.

Meski cuma memiliki masa berlaku selama 6 bulan saja, namun SKCK bisa juga diperpanjang. Saat ini, tak sedikit orang yang masih bingung cara untuk membuat SKCK. Apakah kalian salah satunya? Padahal untuk membuat SKCK ini gampang alias tak susah lho. Kalau kalian sudah tahu tata cara pembuatannya dengan baik, maka dijamin proses pembuatan SKCK bisa selesai dalam waktu yang singkat.

Selain bisa mengurus di Polsek atau Polres terdekat, ternyata sekarang kalian bisa membuat SKCK secara online. Dengan begini, kalian bisa mengurus pembuatan SKCK dimana saja dan kapan saja, dengan syarat memiliki akses internet. Sekarang, mari lihat ulasan mengenai pembuatan SKCK berikut ini dengan baik.

Syarat Membuat SKCK di Polsek/Polres

Apa berkas yang harus dibawa dan bagaimana cara membuat SKCK melalui cara tradisional ini? Langsung saja simak ulasannya berikut ini.

1. Menyiapkan Surat Pengantar

Pertama, kalian perlu mendatangi ketua RT kalian untuk diminta buatkan surat pengantar ke ketua RW. Setelah mendapatkan surat pengantar dari RW, kalian bisa pergi ke Kelurahan atau Desa untuk melanjutkan proses pembuatan surat pengantar. Setelah sampai di kelurahan, kalian perlu menyerahkan surat pengantar tersebut. Selanjutnya, kalian bisa melengkapi formulir yang diperlukan.

Kendati begitu, di beberapa wilayah di Indonesia surat pengantar dari kelurahan tidaklah wajib dibawa. Bahkan di beberapa polsek/polres sudah meniadakan syarat untuk membawa surat pengantar dari kelurahan. Alasannya adalah agar dapat memudahkan masyarakat yang ingin membuat SKCK. Jadi waktu mereka tak habis hanya untuk membuat surat pengantar saja.

Seperti yang pernah penulis alami, di Polres Kemayoran saat ini kalian yang ingin membuat SKCK bisa langsung mendatangi polsek tanpa harus membawa surat pengantar.

2. Syarat Membuat SKCK

Jika kalian sudah mendapatkan surat pengantar dari Kelurahan, sebelum mengurus SKCK ke Polsek atau Polres alangkah baiknya untuk bisa melengkapi persyaratan dibawah ini.

Khusus penduduk dengan status Warga Negara Indonesia (WNI):

  • Membawa fotokopi KTP atau SIM
  • Membawa fotokopi akta kelahiran/surat kenal lahir/ijazah terakhir
  • Membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Membawa 6 lembar foto berukuran 4×6 dengan latar/background merah

Khusus penduduk dengan status Warga Negara Asing (WNA):

  • Membawa fotokopi paspor
  • Membawa Surat Sponsor dari perusahaan (asli)
  • Membawa fotokopi surat nikah
  • Fotokopi Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (Kitap)
  • Membawa 6 lembar foto berukuran 4×6 dengan latar/background kuning

3. Mendatangi Polsek atau Polres Terdekat

Nah, kalau semua persyaratan serta berkas sudah kalian penuhi maka kalian bisa langsung mengunjungi Polsek atau Polres terdekat yang sesuai dengan domisili tempat tinggal kalian. Khusus untuk yang ingin bekerja di luar negeri, bisa mengurusnya ke Polda setempat. Sebelum berkunjung, kalian juga perlu tau nih kalau loket pelayanan SKCK beroperasi pada hari Senin – Jumat mulai jam 08.30 hingga 15.00. Jangan lupa bahwa ada waktu jam makan siang, karenanya loket akan tutup sementara.

Selanjutnya, pihak kepolisian akan meminta berkas serta kelengkapan yang sebelumnya sudah kalian persiapkan. Selama proses pembuatan berlangsung, kalian juga akan dimintai sidik jari sebagai salah satu syarat penting. Kalian bisa menunggu karena prosesnya terbilang cukup cepat atau bisa ditinggal dan diambil sebelum jam 3 sore.

Membuat SKCK Secara Online

Buat kalian yang tak pingin ribet datang ke polsek/polres setempat, maka kalian bisa kok menggunakan cara online. Caranya cukup mudah dan cepat kok. Pastikan juga kalian mengakses ke alamat yang tepat karena setiap daerah memiliki alamat link yang berbeda-beda. Kelebihan dari membuat SKCK secara online ialah kalian bisa mengaksesnya sambil bersantai dirumah.

Sebelum memulai, kalian juga harus mempersiapkan data-data yang hampir mirip dengan dokumen yang harus kalian bawa ketika membuat SKCK secara manual. Apa aja kira-kira? Berikut adalah berkas-berkas yang diperlukan:

  • Scan KTP asli/tanda pengenal lain.
  • Scan Kartu Keluarga asli.
  • Scan Akta Kelahiran atau Surat Kenal Lahir.
  • Scan foto diri 4×6 dengan background merah
  • Scan paspor bagi warga Negara Indonesia yang akan keluar negeri dalam rangka kunjungan, sekolah, atau untuk keperluan penerbitan Visa

Untuk waktu pengambilan SKCK bisa diambil sebelum jam 14.00 pada hari yang sama. Kalian hanya perlu datang dan menunjukkan ID/Kode Registrasi serta dokumen-dokumen yang sudah disyaratkan. Perlu diingat juga, bahwa kalian bisa mengambil SKCK dengan waktu selambat-lambatnya 3 hari. Jika sudah lewat dari 3 hari dan belum kalian ambil, maka kalian harus melakukan registrasi ulang.

Jadi bagaimana? Pasti sudah tak bingung lagi kan untuk membuat SKCK? Semoga bisa memberikan manfaat untuk kalian yang sedang ingin melamar pekerjaan. Dan jangan lupa juga, untuk selalu mematuhi peraturan negara dan undang-undang agar kalian terdaftar sebagai masyarakat yang baik pula.