Anak Muda di Luar Negeri Lebih Suka Kerja Jadi Buruh daripada Kerja Kantoran

Anak muda zaman sekarang nggak bisa lagi mengikuti pola hidup orangtuanya di zaman dulu. Zaman dulu, orangtua kuliah setelah lulus sekolah. Setelah itu, dapat pekerjaan dan kerja sampai pensiun. Kemudian menikah, punya anak, beli rumah, lalu berharap anaknya bisa mengikuti mereka. Namun, anak muda zaman sekarang nggak bisa seperti itu lagi, khususnya anak muda di luar negeri. Mereka malah cenderung lebih suka kerja jadi buruh atau bekerja di bidang kerah biru. Kenapa bisa begitu?

Menurut Amerika Serikat, definisi pekerjaan buruh atau kerah biru adalah meliputi produksi, kerajinan, perbaikan; operator mesin; transportasi dan pekerjaan yang melibatkan kamu untuk bergerak; petugas kebersihan, asisten rumah tangga, buruh; dan jasa.

Di Indonesia, pekerjaan-pekerjaan di bidang tersebut masih dianggap kurang bergengsi dibandingkan kerja kantoran. Tapi, buat anak muda di luar negeri, seperti di Amerika Serikat, mereka justru lebih suka bekerja di bidang yang dianggap kurang bergengsi itu. Kenapa bisa begitu, ya?

Banyak anak muda yang lebih memilih nggak kuliah setelah lulus sekolah

Baik di Amerika Serikat dan Indonesia, biaya kuliah selalu naik dari tahun ke tahun. Kecuali kamu dapat beasiswa, kamu harus bayar kuliah dengan jumlah yang nggak sedikit.

Kabar baiknya, walaupun biaya kuliah semakin mahal, generasi muda sekarang sadar bekerja di bidang kerah biru atau jadi buruh bukanlah sesuatu yang rendah. Sekarang banyak pekerjaan kerah biru yang gajinya bisa melebihi gaji karyawan lulusan sarjana.

Selain itu, anak muda juga lebih suka menempuh pendidikan vokasi yang bisa langsung kerja atau ikut pelatihan-pelatihan kerja daripada kuliah terlalu lama.

Amerika Serikat kekurangan buruh terampil

Perekonomian Amerika Serikat sangat bergantung pada kebutuhan dan suplai. Sekarang, kebutuhan untuk buruh terampil sangat tinggi, tapi tenaga kerjanya masih sedikit untuk memenuhi kebutuhan tersebut! Generasi muda bisa jadi tenaga kerja yang dibutuhkan.

Anak muda zaman sekarang sudah nggak menganggap kerja kantoran sebagai sesuatu yang bergengsi lagi. Pemikiran seperti itu hanya dimiliki orangtua mereka. Mereka sekarang bisa lebih puas dan bahagia di pekerjaan kerah biru yang justru nggak pernah mereka pikirkan sebelumnya.

Gajinya Lebih Tinggi daripada Gaji Kerja Kantoran

Di luar negeri, pekerjaan buruh dan kerah biru sangatlah dihargai bahkan bisa dibayar tinggi! Pekerjaan yang butuh keterampilan seperti teknisi listrik, masinis, operator mesin, dan pekerja konstruksi bisa dibayar hingga milyaran rupiah per tahun!

Bayaran tinggi tersebut disebabkan oleh faktor keterampilan yang dibutuhkan, risiko kerja, dan jumlah tenaga kerja yang bisa mengisi posisi tersebut. Kalau keterampilan yang dimiliki semakin langka, risiko kerja semakin tinggi, dan tenaga kerjanya sedikit, maka orang yang bisa mengisinya akan dibayar lebih tinggi.

Nah, kalau sudah terbukti pekerjaan buruh dan kerah biru kini lebih memuaskan, enaknya lamar pekerjaan buruh dan kerah biru di mana, ya?

Install saja aplikasi ROB’S JOBS buat dapat puluhan ribu lowongan kerja!

Biar cepat dapat kerja di bidang kerah biru, langsung saja install aplikasi ROB’S JOBS! Saat ini ROB’S JOBS punya 28 ribu lowongan kerja yang menunggu lamaran dari kamu!

Caranya gampang. Kamu tinggal daftar, masukkan data diri kamu, dan lamar banyak pekerjaan cuma lewat handphone kamu!

Perusahaan mencari karyawan di ROB’S JOBS berdasarkan kemampuan yang kamu punya. Kamu bisa chatting langsung dengan perusahaan sehingga kamu bisa nggak keluar ongkos buat wawancara, deh.

Kalau kamu ingin jadi TKI, daftarkan diri jadi TKI secara resmi dengan melamar lowongan-lowongan kerja di Malaysia lewat aplikasi ROB’S JOBS!

ROB’S JOBS juga bekerja sama dengan BNP2TKI, badan perlindungan tenaga kerja Indonesia dari pemerintah Indonesia, sehingga kamu akan punya perlindungan hukum dari pemerintah.

Caranya gampang banget, tinggal install aplikasi ROB’S JOBS DI SINI. Terus masukkan data diri kamu dan lamar lowongan kerja luar negeri DI SINI.